Hari kedua Sima’an Al-Qur’an bil Ghaib (SABG) Program Tahfizh SDIT Al-Fattah Kuningan berlangsung sukses dan meriah di Pondok Pesantren Salaf dan Modern As-Salam, Jatimulya, Cidahu, Kuningan (09/11/2025). SABG hari kedua ini dibuka oleh Ust. Fikri Ahmad Baihaqi, S.Q., Koordinator Tahfizh SDIT Al-Fattah Kuningan.
Dalam sambutannya, Ust. Fikri mengapresiasi pelaksanaan SABG dan berharap agar menjadi sarana belajar yang efektif untuk terus mencintai Al-Qur’an. Karena Al-Qur’an bukan hanya sebagai kitab suci yang diimani, melainkan juga sebagai petunjuk bagi seluruh manusia.
“Al-Qur’an hudan lin nas, Al-Qur’an adalah petunjuk bagi seluruh manusia. Para santri harus meyakini dan mengimaninya. Dengan begitu mereka akan menjadi generasi-generasi Qur’an, yaitu generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Ciri-cirinya meliputi iman yang kuat, akhlak mulia, cerdas, produktif, dan tidak mudah terbawa arus zaman yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala SDIT Al-Fattah Kuningan, Ust. Masyhudi, S.Pd., mengajak para santri untuk tidak saja membaca dan menghafal Al-Qur’an. Tetapi, yang lebih penting adalah, harus memelihara dan menjaganya sebaik mungkin serta mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari. “Menghafal bukan hanya sekedar hapal secara tertulis dan bacaan saja, tetapi juga harus memeliharanya dengan mengamalkan kandungan Al-Qur’an dengan sebaik-baiknya, menjaga hati, lisan, serta menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Dewan Asatidz SDIT Al-Fattah Kuningan, Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Salaf dan Modern As-Salam, Kiai Roni Syahroni, S.Pd.I., dan para wali santri.
SABG ini dilaksanakan selama 2 hari. Terhitung dari tanggal 8 – 9 November 2025. Sama seperti hari pertama, kegiatan SABG hari kedua difokuskan pada tiga juz, yaitu juz 30 (Juz Amma), juz 29 (Juz Tabarak), dan juz 1 (Alif Lam Mim).
Menurut Ketua Pelaksana SABG, Ust. Nur Ali Ardiansyah, S.Pd., total santri yang berpartisipasi dalam SABG hari kedua ini sebanyak 16 santri. Mereka berasal dari berbagai tingkatan di SDIT Al-Fattah Kuningan.[RG]
Tinggalkan Komentar