Kuningan – Aksi kemanusiaan ditunjukkan oleh SDIT Al-Fattah Kuningan. Sekolah dasar Islam ini tercatat sebagai salah satu lembaga pendidikan pertama yang menginiasi penggalangan donasi untuk membantu masyarakat korban bencana alam di pulau Sumatera.
Seperti diketahui, di penghujung November 2025 lalu Sumatera dilanda bencana banjir bandang dan tanah longsor besar yang berdampak parah di beberapa provinsi, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Data terbaru dari BNPB (per 5 Desember 2025) menunjukkan jumlah korban meninggal dunia telah mencapai lebih dari 800 jiwa, dengan ratusan lainnya masih hilang.
Ketua Baznas Kabupaten Kuningan, Drs. H. Yayasan Sofyan, M.M. menyampaikan apresiasi atas kepedulian SDIT Al-Fattah Kuningan.
“Apresiasi yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada anak-anak SDIT Al-Fattah Kuningan. Ini sangat luar biasa, yang mencerminkan tumbuhnya budaya solidaritas di lingkungan lembaga pendidikan. Memang sudah semestinya, anak-anak di lingkungan lembaga pendidikan sejak dini harus dilatih untuk peduli kepada lingkungan sekitar dan sesama,” ujarnya.
SDIT Al-Fattah Kuningan menyalurkan donasi sebesar Rp. 4.000.000 melalui Baznas Kabupaten Kuningan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana alam di pulau Sumatera.
Usth. Syifa Hudayati, S.E., Direktur Al-Fattah Care mengatakan bahwa SDIT Al-Fattah Kuningan merupakan lembaga pendidikan dasar Islam yang salah satu dharma baktinya adalah “gemar bersedekah”, yang menjadi ruh bagi para santri untuk selalu peduli kepada sesama.
“Semoga amal mulia ini sampai ke tangan saudara-saudara kita yang terkena bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Padang, dan Medan. Semoga menjadi cahaya di tengah kegelapan, memberi nafkah dan harapan baru,” katanya.
Dr. K.H. Aang Asy’ari, Lc., M.Si., Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan mengatakan bahwa inisiatif cepat SDIT Al-Fattah menjadi contoh nyata di mana lembaga pendidikan bisa menjadi motor penggerak aksi kemanusiaan.
“Semoga semakin banyak lembaga yang mengikuti langkah mulia ini. Semakin cepat dana terkumpul, semakin cepat pula bantuan dapat disalurkan ke masyarakat Sumatera,” tuturnya.[SH]
Tinggalkan Komentar