Sabtu (08/11), Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Fattah Kuningan menyelenggarakan kegiatan Sima’an Al-Qur’an bil Ghaib (SABG) yang diikuti oleh 20 santri dari berbagai tingkatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an dan menjaganya.
SABG adalah metode menyimak hafalan Al-Qur’an yang dilakukan secara bergantian antara satu santri dengan santri lainnya tanpa melihat mushaf. Dalam kegiatan ini, setiap santri membacakan hafalannya, sementara santri lain menyimak dan mengoreksi jika terdapat kesalahan.
Ust. Fikri Ahmad Baihaqi, S.Q., selaku Koordinator Program Tahfizh SDIT Al-Fattah, menjelaskan bahwa kegiatan Sima’an kali ini difokuskan pada tiga juz, yaitu juz 30 (Juz ‘Amma), juz 29 (Juz Tabarak), dan juz 1 (Alif Lam Mim).
“Kami memilih tiga juz ini karena merupakan pondasi awal bagi para santri dalam menghafal Al-Qur’an. Dengan menguatkan hafalan pada juz-juz ini, diharapkan mereka akan lebih mudah dalam melanjutkan hafalan ke juz-juz berikutnya,” ujarnya.

Kegiatan Sima’an bil Ghaib ini akan berlangsung selama 2 hari, di kediaman salah satu wali santri, Pondok Pesantren As-Salam, Jatimulya, Cidahu, Kuningan. Dalam suasana khusyuk dan penuh semangat, para santri tampak antusias dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Sesekali, terdengar koreksi dari santri lain yang menyimak, menunjukkan betapa mereka saling peduli dan ingin memberikan yang terbaik.
Kepala SDIT Al-Fattah Kuningan, Ust. Masyhudi, S.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh santri dan tim tahfizh yang telah bekerja keras dalam menyukseskan kegiatan ini.

“Sima’an Al-Qur’an bil Ghaib ini adalah salah satu upaya kami untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembangnya generasi Qur’ani. Kami berharap, kegiatan ini dapat memotivasi para santri untuk terus meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Selain SABG, SDIT Al-Fattah Kuningan juga memiliki berbagai program unggulan lainnya di bidang tahfizh, seperti muraja’ah harian, tasmi’ mingguan, dan daurah Al-Qur’an. Dengan program-program ini, diharapkan SDIT Al-Fattah menjadi lembaga pendidikan yang berkontribusi dalam melahirkan generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak mulia, dan cinta tanah air.
Kegiatan SABG ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Direktur Al-Fattah Boarding School, Ust. Andi Heryanto, seraya memohon kepada Allah Swt. agar hafalan Al-Qur’an yang telah dikuasai para santri dapat menjadi bekal di dunia dan akhirat.[FAB]

Tinggalkan Komentar