Info Sekolah
Kamis, 16 Apr 2026
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
26 Januari 2026

Santri SDIT Al-Fattah Raih Juara III Olimpiade MIPAS 2026 di Pondok Pesantren Al-Khoeriyah Cibingbin Kuningan

Sen, 26 Januari 2026 Dibaca 64x Berita

KUNINGAN – Tiga santri SDIT Al-Fattah Kuningan ukir prestasi dalam Olimpiade MIPAS (Matematika, IPA, dan IPS) 2026 Tingkat SD/MI se-Kabupaten Kuningan & Brebes, yang diadakan di Pondok Pesantren Al-Khoeriyah Cibingbin, Kuningan. 

Pengumuman prestasi ini disampaikan berdasarkan Surat Keputusan yang ditandatangani langsung oleh Mudirul Am Pondok Pesantren Al-Khoeriyah, K.H. Lutfi Indra Setiyawan, S.Pd.I., pada 26 Januari 2026.

Dalam even penting ini ketiganya mempersembahkan Juara 3. Mereka adalah: (1). Ahmad Azzam Rabbani meraih ranking 3 dengan skor nilai 55,11; (2). Almahira Zein meraih ranking 5 dengan skor nilai 50,10, dan; (3). Masayu Zafira Zhafira Azzahra meraih ranking 15 dengan skor nilai 35,07.

Terkait hal ini, Wakasek Bidang Kurikulum SDIT Al-Fattah Kuningan, Ustadzah Susi Susilawati, M.Pd., menyatakan bahwa kemenangan ini adalah sebuah kebanggaan dan sangat patut mendapatkan apresiasi.

“Terima kasih atas do’a semuanya. Alhamdulillah, kita juara 3 lomba MIPAS untuk wilayah Kuningan dan Brebes. Meski baru juara 3, bagaimana pun tetap harus kita syukuri. Bagi para santri ini adalah sebuah kebanggaan, dan usaha mereka harus diapresiasi. Mudah-mudahan ke depannya lebih baik lagi. Amin,” jelas Ustadzah asal Lengkong itu.

Sementara itu, Kepala SDIT Al-Fattah Kuningan, Ust. Masyhudi, S.Pd., berharap agar para santri terus belajar dan berusaha mengembangkan potensi dan kualitas diri. Sebab, di masa-masa mendatang akan banyak even serupa, bahkan di level yang lebih tinggi, yang akan mereka ikuti.

“Alhamdulillah, ini awal yang baik. Kapasitas kemampuan para santri harus terus ditingkatkan. Tidak boleh berhenti sampai di sini saja. Cita-cita harus tinggi, tidak boleh rendah. Semakin tinggi semakin baik. Meski nanti mungkin tidak dapat meraih yang paling tinggi, setidaknya bisa meraih setingkat di bawahnya,” ungkapnya. 

Ust. Masyhudi berharap capaian ini bisa menjadi motivasi untuk para santri sehingga bisa terus mengembangkan kemampuan bukan hanya di bidang MIPAS, tetapi juga di bidang-bidang yang lain.[RG]

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar