Hidup kita didominasi oleh kewajiban dan tanggungjawab. Entah mengurus pekerjaan rumah tangga, bekerja saat anak kecil masih sekolah, atau bekerja jarak jauh sambil mengasuh anak, hasilnya selalu sama: para ibu mengerahkan upaya luar biasa setiap hari untuk menyeimbangkan berbagai tanggungjawab mereka.
Sebagaimana dinyatakan oleh Genes Romero dalam sebuah laporan yang diterbitkan oleh majalah Spanyol “Eresmama“, ketika seorang perempuan menjadi seorang ibu, anak-anaknya menjadi prioritasnya.
Seiring berjalannya waktu, seorang ibu mencoba menyeimbangkan antara mengasuh anak dan bekerja tanpa menghilangkan kesempatan-kesempatan baru yang akan memberinya fleksibilitas yang dibutuhkan untuk memainkan perannya sebagai seorang ibu dan menjadi perempuan pekerja di saat yang sama, tanpa menghadapi kendala yang berarti.
Agenda Hari Berikutnya
Di penghujung hari, kebanyakan ibu merasa lelah, dan betapa pun inginnya mereka beristirahat, mereka tak henti-hentinya memikirkan agenda hari berikutnya, mulai dari menyelesaikan dokumen yang dibutuhkan tim hingga membawa anak ke dokter, dan sebagainya.
Dengan begitu banyaknya tugas yang harus diselesaikan, tidak sedikit ibu yang mengabaikan hubungan dengan anak-anaknya dan mempererat ikatan dengan mereka.
Tetaplah Terhubung dengan Anak Meski Jadwal Padat
Para ibu kerap memiliki banyak tanggungjawab, tetapi penting juga untuk mendedikasikan waktu untuk anak-anak, terhubung dengan mereka, menunjukkan kasih sayang kepada mereka, memahami perasaan dan pikiran mereka, serta menawarkan bimbingan dan nasihat yang mereka butuhkan.
Hubungan antara seorang ibu dan anak seharusnya dilandasi rasa percaya dan kasih sayang. Tidak ada yang lebih indah daripada mengenal anak secara dekat, mengamati pertumbuhan dan perkembangannya, serta meluangkan waktu bermain bersamanya. Pada akhirnya, momen-momen inilah yang akan terukir dalam ingatan anak-anak.
Beri Anak Energi Positif di Awal Hari
Seorang ibu tidak boleh ragu untuk mengingatkan sang anak bahwa ia adalah orang yang sangat istimewa baginya. Mengatakan bahwa ia, sebagai ibu, sangat bangga melihat sang anak tumbuh dewasa dan sangat bahagia memberinya banyak cinta setiap pagi, adalah cara nyata untuk memberinya energi positif yang akan membuat perbedaan dalam kehidupan sehari-hari.
Luangkan Waktu Bersama Anak
Bukan tentang menjadwalkan waktu yang kaku dengan anak, melainkan tentang meluangkan waktu 15 menit untuk bermain bersama, menikmati camilan, atau mengobrol bersama. Dengan begitu, anak akan merasa bahwa ibunya siap mendengarkannya dan bahwa ia berarti dalam hidup ibunya.
Selama waktu ini, cobalah untuk menghindari gangguan seperti perangkat seluler, karena tujuannya adalah untuk fokus berinteraksi satu sama lain.[RG]
Sumber: aljazeera.net
Tinggalkan Komentar