Sabtu, 10 November 2025, SDIT Al-Fattah melepas 8 santri/wati untuk mengikuti Kids English Competition (KEC) Tingkat Jawa Barat. 6 Santri dari kelas 2-3 mengikuti lomba Spelling Bee dan 2 santri kelas 5 mengikuti lomba Storytelling bahasa Inggris.
Lomba yang melibatkan siswa dari berbagai kota di Jawa Barat ini akan diselenggarakan di Cirebon Islamic School, Cirebon, atas dukungan dari Cambridge University Press.
Pelepasaan secara resmi dilangsungkan di Aula Madinah oleh Kepala SDIT Al-Fattah, Ust. Masyhudi S.Pd.. Turut hadir mendampingi Waka Kurikulum, Usth. Susi Susilawati, M.Pd. dan Musyrifah Usth. Yulianawati, M.Pd.
Keikutsertaan santri SDIT Al-Fattah dalam KEC 2025, menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan Program Bilingual di Pesantren Al-Fattah sebagai lembaga pendidikan Islam yang telah mengadopsi kurikulum internasional.
“Ini adalah langkah sangat penting bagi SDIT Al-Fattah, di mana para santri, seiring dengan diterapkannya International English Programe (IEP), harus dibiasakan mengikuti banyak kompetisi bahasa dan sains, tidak hanya tingkat lokal, tetapi bahkan internasional,” ungkap Kepala SDIT Al-Fattah, Ust. Masyhudi S.Pd.

Harapan Dewan Pengasuh
Setelah proses pelepasan, para santri berpamitan ke Wakil Dewan Pengasuh, K.H. Aik Iksan Anshori, Lc., M.A.Hum. Ditemui di kediamannya, Kiai Aik menyampaikan harapannya agar para santri yang berpartisipasi dalam kompetisi ini terus belajar meningkatkan kemampuan dan keterampilan. Harus optimis dan percaya diri, karena mereka akan bertemu dengan peserta lain dari seluruh Jawa Barat yang memiliki keterampilan berbeda-beda.
“Anak-anak santri ini tidak boleh pesimis, tidak boleh minder, harus percaya diri, dan harus tetap semangat. Ini adalah ajang mereka belajar dan berlatih untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan yang Insya Allah, tidak hanya penting untuk menjaga citra baik pesantren ini, tetapi juga akan sangat berguna bagi mereka di masa depan,” tuturnya.[RG].
Tinggalkan Komentar