Info Sekolah
Senin, 24 Agu 2026
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
22 Juli 2026

Santri SDIT Al-Fattah Kuningan Kembali Buktikan Kualitas Global, Raih Medali OSIAN 2026

Rab, 22 Juli 2026 Dibaca 24x Berita

KUNINGAN – Tradisi prestasi terus ditorehkan oleh santri-santri SDIT Al-Fattah Kuningan. Dalam ajang Olimpiade Sains Nasional yang diselenggarakan secara daring oleh Online National Science Olympiad (OSIAN) pada Minggu, 19 Juli 2026, empat perwakilan sekolah berhasil menyabet medali dan penghargaan bergengsi, mengukuhkan reputasi lembaga sebagai salah satu sekolah elit Islam dengan rekam jejak kompetisi yang konsisten.

Prestasi kali ini diraih melalui persaingan ketat yang melibatkan ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Keempat santri peraih medali tersebut adalah:


1.  Hasna Shidqia Azizah – Medali Perak

2.  Alesha Sukma Nidya – Medali Perak

3.  Muhammad Khalid Al-Walid – Medali Perunggu

4.  Mohammed Russell Aditia – Participant With Merit


Kesuksesan para santri ini bukanlah kebetulan, melainkan buah dari sistem pendidikan inovatif yang dibangun SDIT Al-Fattah Kuningan dengan standar internasional. Kurikulum yang memadukan penguatan sains berbasis kurikulum Cambridge-Singapura dengan nilai-nilai keislaman telah membekali para santri dengan daya nalar kritis (critical thinking) dan kemampuan pemecahan masalah (problem solving) yang setara dengan siswa sekolah dasar di belahan dunia mana pun. Dukungan penuh dari guru pembimbing, metode pembelajaran aktif, serta budaya literasi sains yang kuat menjadi fondasi kokoh bagi para santri untuk berdiri sejajar dan bersaing di panggung nasional maupun global.

Kepala Sekolah SDIT Al-Fattah Kuningan, Ust. Masyhudi, S.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian luar biasa para santri. “Alhamdulillah, prestasi di OSIAN ini adalah validasi bahwa pendekatan pendidikan kami yang mengintegrasikan iman, ilmu, dan keterampilan abad 21 berjalan efektif,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Kami tidak hanya mengejar medali, tetapi membangun karakter pembelajar sejati yang tangguh, rendah hati, dan berdaya saing tinggi. Hasna, Alesha, Khalid, dan Russell telah membuktikan bahwa santri Al-Fattah mampu bersinar di arena manapun. Harapan kami, prestasi ini menjadi penyemangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus berinovasi dalam pembelajaran, serta menjadi inspirasi bahwa keunggulan akademik dan kedalaman spiritual dapat tumbuh subur dalam satu ekosistem pendidikan.”

Dengan raihan dua medali perak, satu medali perunggu, dan satu penghargaan merit, SDIT Al-Fattah Kuningan semakin memperkuat posisinya sebagai kiblat pendidikan Islam modern yang melahirkan generasi unggul, kompeten, dan berkarakter Qur’ani.[RG]

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar