KUNINGAN, 7 Juli 2026 — Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Fattah Kuningan kembali mengharumkan nama lembaga dan daerah setelah sejumlah santrinya berhasil meraih medali dalam ajang bergengsi Olimpiade Sains dan Matematika (OSM) Bidang Bahasa Inggris Tingkat Nasional. Kompetisi ini diselenggarakan secara daring oleh Yayasan Prestasi Nasional (Yaspresnas) pada hari Minggu, 5 Juli 2026.
Keberhasilan ini bukanlah pencapaian pertama, melainkan rentetan prestasi berkelanjutan yang menunjukkan konsistensi SDIT Al-Fattah Kuningan dalam mencetak siswa berdaya saing tinggi. Sebagai lembaga pendidikan Islam yang telah mengadopsi Kurikulum Internasional Cambridge, sekolah ini menetapkan penguasaan Bilingual (Bahasa Inggris dan Arab) sebagai salah satu identitas utama. Pendekatan ini dirancang agar santri tidak hanya cerdas dalam nilai agama dan umum, tetapi juga memiliki kemampuan berkomunikasi yang luas untuk menjawab tantangan zaman.
Yayasan Prestasi Nasional (Yaspresnas) sendiri merupakan lembaga terpercaya yang rutin menyelenggarakan kompetisi akademik berskala nasional guna memetakan potensi serta mendorong prestasi siswa di seluruh Indonesia. Ajang kali ini diikuti oleh ribuan peserta dari jenjang SD, SMP, hingga SMA yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.
Melalui persiapan matang, latihan rutin, serta tekad kuat untuk memberikan yang terbaik, para santri SDIT Al-Fattah Kuningan mampu bersaing ketat dan unggul di tengah tingginya persaingan. Pengumuman hasil resmi yang dirilis oleh Yaspresnas pada hari Selasa, 7 Juli 2026 menempatkan lima santri SDIT Al-Fattah Kuningan sebagai pemenang medali:
1. Muhammed Russell Aditia (Medali Emas)
2. Abid Syarif Firdaus (Medali Perak)
3. Muhammad Khalid Al-Walid (Medali Perak)
4. Lingga Ali Mustofa (Medali Perak)
5. Alesha Sukma Nadya (Medali Perak)
Pihak sekolah dan seluruh warga Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam atas capaian ini. Diharapkan keberhasilan ini menjadi penyemangat bagi kelima santri untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan diri, dan meraih pencapaian yang lebih tinggi lagi di masa depan. Semoga kemampuan yang dimiliki kelak menjadi ladang amal yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.[MY]
Tinggalkan Komentar