KUNINGAN – Ceria, semarak, dan penuh keakraban, itulah atmosfer yang menghiasi Lapangan Masjid Al-Azhar, lingkungan Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan, pada Sabtu pagi hingga siang hari. SDIT Al-Fattah Kuningan sukses menggelar Pentas Seni tahunan dengan mengusung tema “Sehat Bersama, Kreatif Berkarya, Bahagia Bersama”. Kegiatan ini berlangsung meriah dan tertib, dihadiri oleh jajaran pengelola sekolah, guru, tenaga kependidikan, ratusan santri dan wali santri, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang turut memadati lokasi acara. Keistimewaan tahun ini, pagelaran juga dimeriahkan dengan kehadiran stand UMKM dan bazar makanan yang menambah semarak dan kebersamaan seluruh hadirin.
Pentas Seni ini diselenggarakan sebagai wujud nyata pelaksanaan pendidikan yang menyeluruh dan berimbang. SDIT Al-Fattah Kuningan tidak hanya berfokus pada pencapaian prestasi akademik, tetapi juga berkomitmen mengembangkan seluruh potensi setiap santri. Pendidikan di sekolah ini dirancang untuk membentuk generasi yang cerdas secara intelektual, sehat jasmani dan rohani, memiliki kreativitas tinggi, serta tumbuh dalam lingkungan yang hangat dan penuh kebahagiaan.
Tema “Sehat Bersama, Kreatif Berkarya, Bahagia Bersama” dipilih untuk menanamkan kesadaran sejak dini akan pentingnya menjaga kesehatan, menyalurkan bakat secara positif, serta membangun kebersamaan dan kebahagiaan dalam komunitas sekolah. Kehadiran stand UMKM dan bazar makanan juga menjadi sarana mendukung perekonomian warga sekitar sekaligus mempererat silaturahmi antar keluarga dan masyarakat.
Penyelenggaraan pagelaran seni ini memiliki sejumlah tujuan utama, antara lain: (1). Menyalurkan bakat, minat, dan potensi santri di bidang seni suara, seni peran, dan seni budaya; (2). Melatih keberanian, rasa percaya diri, dan kemampuan tampil di depan umum; (3). Menumbuhkan semangat kerja sama tim, kedisiplinan, dan tanggung jawab; (4). Menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal dan kearifan daerah, dan; (5). Membiasakan pola hidup aktif dan sehat, serta menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan penuh kebersamaan.
Rangkaian Awal: Jalan Santai Berhadiah
Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan kegiatan Jalan Santai Berhadiah sebagai pembuka yang sesuai tema kesehatan. Titik pemberangkatan ditetapkan di halaman utama SDIT Al-Fattah Kuningan, dengan rute menuju Taman Winduhaji sepanjang kurang lebih 2 kilometer.
Kegiatan ini secara resmi dibuka dan dilepas langsung oleh Kepala Desa Lengkong, Bapak Irfan Fauzi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi: “Kegiatan ini sangat positif karena memadukan kesehatan, seni, dan kebersamaan. Semoga santri SDIT Al-Fattah tumbuh menjadi generasi yang sehat, kreatif, berakhlak mulia, dan mampu membawa kebahagiaan bagi orang lain.”
Suasana jalan santai terlihat semarak, diikuti oleh santri, guru, dan wali santri yang berjalan tertib sambil menikmati perjalanan. Sesampainya di titik akhir, peserta kembali berkumpul di Lapangan Masjid Al-Azhar, di mana stand UMKM dan bazar makanan telah siap melayani pengunjung dengan berbagai pilihan makanan sehat dan produk unggulan warga.
Suasana dan Rangkaian Pentas Seni
Setelah istirahat sejenak, acara inti dimulai dengan antusiasme tinggi dari seluruh hadirin.
Penampilan pertama adalah lomba menyanyi yang diikuti perwakilan setiap kelas. Mereka tampil bergantian dengan membawakan Mars Al-Fattah sebagai lagu wajib, dilanjutkan lagu bernuansa religi, nasional, dan pendidikan. Setiap penampilan ditampilkan dengan kekompakan dan penghayatan, mendapatkan tepuk tangan meriah dari penonton.
Selanjutnya, santri Kelas 3 tampil membawakan lagu berbahasa Sunda. Penampilan ini menjadi wujud pelestarian budaya daerah, dengan lantunan merdu dan gerakan yang rapi. Mereka memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada hadirin dengan penuh semangat.
Sorotan utama datang dari Drama Musikal kolaborasi santri Kelas 1B dan Kelas 4A. Meskipun berbeda jenjang usia, kerja sama mereka terjalin harmonis. Dengan kostum menarik dan iringan lagu ceria, mereka menyajikan cerita tentang pentingnya hidup sehat, kebersamaan, dan kreativitas. Akting lincah dan ekspresif memukau penonton dan menyampaikan pesan dengan cara yang menyenangkan.
Acara semakin hangat dengan penampilan perwakilan Wali Santri Kelas 6. Mereka membawakan lagu persembahan sebagai bentuk dukungan dan kebersamaan dengan sekolah, mempererat hubungan antara keluarga dan lembaga pendidikan.
Penutup Acara: Pembagian Hadiah dan Doa
Menjelang penghujung acara, panitia melaksanakan sesi yang paling ditunggu-tunggu, yaitu pembagian hadiah dan undian doorprize. Hadiah diberikan kepada para pemenang lomba menyanyi, peserta jalan santai yang beruntung, serta penghargaan khusus untuk penampilan terbaik dan peserta yang telah menunjukkan sikap disiplin dan sportivitas selama kegiatan berlangsung. Selain itu, diserahkan pula berbagai hadiah hiburan atau doorprize yang telah disumbangkan oleh para donatur dan wali santri, yang membuat suasana semakin meriah dan penuh kegembiraan.
Acara kemudian ditutup secara resmi dengan pembacaan doa bersama. Doa dipanjatkan agar seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan menjadi amal ibadah yang bermanfaat, memberikan manfaat bagi perkembangan bakat dan kesehatan para santri, serta membawa keberkahan bagi SDIT Al-Fattah Kuningan dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul. Secara keseluruhan, acara berlangsung dari pagi hingga siang hari dengan lancar, aman, dan penuh makna sesuai dengan tema yang telah ditetapkan.[RG]
Tinggalkan Komentar