Oleh: Usth. Susi Susanti, S.Pd.I., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SDIT Al-Fattah Kuningan
Pendidikan anak sangat penting dalam pembentukan pengetahuan, karakter, dan kemampuan anak. Dengan pendidikan, seorang anak yang tadinya tidak tahu menjadi tahu, yang tadinya tidak terampil menjadi terampil.
Orangtua bisa membantu anak-anak mengembangkan kemampuan kognitif, emosional dan sosial mereka. Dengan begitu, anak akan lebih percaya diri, mandiri, dan punya kemampuan menghadapi tantangan hidup.
Kemajuan teknologi saat ini membuat banyak orangtua berusaha melakukan yang terbaik agar anak-anak mereka punya kontribusi di masa depan. Sebagai contoh, banyak orangtua membantu anak untuk meningkatkan kemampuan akademis dan profesional melalui lembaga pendidikan terbaik menurut pilihan masing-masing.
Allah Swt. berfirman,
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Penjaganya adalah malaikat – malaikat yang kasar dan keras. Mereka tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepadanya dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan,” [Q.S. Al-Tahrim: 6].
Ayat ini mengandung isyarat bahwa fondasi pendidikan anak, dari kecil hingga dewasa, dimulai dari keluarga. Keluarga terdiri dari kepala keluarga (ayah), ibu dan anak. Oleh karena itu, menurut Al-Qur’an, teladan orangtua (ayah dan ibu) adalah pendidikan terbaik bagi anak-anak, baik anak laki-laki maupun perempuan.
Tips Pendidikan Anak di Rumah
Pertama, ciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif. Pastikan alat tulis dan buku sudah disiapkan dengan ruang belajar yang tenang dan bebas gangguan. Pilihlah ruangan yang tidak terlalu banyak orang dan banyak aktivitas. Agar anak tetap fokus tanpa terganggu dengan gerakan yang diakibatkan oleh aktivitas di rumah terutama televisi dan handphone. Usahakan TV dan gadget yang sejenisnya dalam keadaan off atau tidak dimainkan. Karena televisi dan gadget lain dapat mengganggu konsentrasi anak.
Kedua, dukung minat dan bakat anak-anak dengan memberi mereka kesempatan untuk memilih apa yang mereka sukai, tentunya yang berkaitan dengan pendidikan. Jika anak tidak mau belajar, orangtua jangan langsung mengiyakan tanpa melalui proses memilih minat dan bakat anak. Karena minat dan bakat anak harus ditanamkan sejak dini sampai anak bisa menemukan minat dan bakatnya mereka sendiri. Jadi jangan aneh kalau anak mau mencoba semua kegiatan aktivitas belajar. Baik itu di rumah, di sekolah, maupun di masyarakat.
Terus dukung minat dan bakat anak. Misalnya jika anak-anak suka menggambar, berikan buku gambar dan peralatannya. Begitu seterusnya jika anak suka di bidang hal yang lain.
Ketiga, membaca buku bersama anak-anak dapat membantu meningkatkan kemampuan bahasa dan kognitif mereka. Pilihlah buku yang sesuai dengan usia dan minat anak-anak. Boleh buku pelajaran, atau boleh sambil mengerjakan pekerjaan rumah.
Keempat, berikan contoh yang baik. Anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat, jadi pastikan orangtua memberikan contoh yang baik dengan menjadi role model yang positif. Usahakan orangtua tidak melakukan hal yang buruk di depan anak-anak. Mungkin hal ini sepele, tetapi anak paling ulung meniru, sehingga apapun yang dilihatnya akan segera menempel di memorinya.
Kelima, sering-seringlah mengobrol dengan anak. Apapun topiknya, yang menurut kita hal sepele dan receh. Tetapi bagi anak-anak hal yang diobrolkan semuanya sangat penting dan serius. Dengan Komunikasi yang efektif dapat membuat komunikasi dengan anak-anak menjadi aktif dan efektif. Dengan mendengarkan mereka dan memberikan respon yang tepat membuat komunikasi anak menjadi lebih banyak kosa kata yang dikuasai.
Pendidikan anak merupakan investasi penting untuk masa depan yang cerah. Dengan memberikan pendidikan yang tepat dan mendukung, orangtua dapat membantu anak-anak tumbuh dan berkembang secara optimal. Ciptakan lingkungan belajar yang nyaman, mendukung minat dan bakat anak, membaca buku bersama, memberikan contoh yang baik, dan berkomunikasi secara efektif. Dengan demikian, orangtua dapat membantu anak-anak meningkatkan potensi mereka dan menjadi individu yang sukses dan bahagia. Karena pendidikan pertama dari sejak dini hingga dewasa bermula dari rumah.[]
Tinggalkan Komentar