Info Sekolah
Kamis, 16 Apr 2026
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
3 November 2025

14 Guru SDIT Al-Fattah Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Guru Metode Aritmatika Stenomat

Sen, 3 November 2025 Dibaca 60x Berita

14 Guru SDIT Al-Fattah Kuningan ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Guru Metode Aritmatika Stenomat di Ruang Perpustakaan Pesantren Al-Fattah, Senin (03/11). Mereka terdiri dari 12 wali kelas yang setiap harinya mengajar materi pelajaran umum (Matematika, B. Indonesia, B. Sunda, Pendidikan Pancasila, IPAS, dan SBDP), plus 2 guru pendamping.

Acara dimulai tepat pada pukul 13.00 siang, dibuka langsung oleh Pimpinan dan Pengasuh Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan, Dr. K.H. Aang Asy’ari, Lc., M.S.I.. Dalam kesempatan ini, Kiai Aang memberikan semangat kepada para guru yang mengikuti pelatihan,

“Tradisi di Pesantren Al-Fattah, yang harus belajar bukan hanya santri, tetapi para guru juga harus terus belajar. Karena manusia tidak boleh berhenti belajar. Termasuk pelatihan yang kita selenggarakan sekarang, ini merupakan bagian dari upaya pesantren untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan guru dalam proses kegiatan belajar-mengajar di Al-Fattah,” kata Kiai Aang.

Kenapa guru perlu terus belajar? Menurut Kiai Aang, agar dapat mengikuti perkembangan zaman, meningkatkan kualitas pendidikan, dan menyiapkan para santri menghadapi masa depan. Belajar secara berkelanjutan memungkinkan guru untuk terus relevan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, memenuhi tuntutan kurikulum yang berubah, serta mengembangkan keterampilan mengajar yang efektif.

“Para guru yang ikut dalam pelatihan ini seluruhnya adalah pengajar matematika. Mereka sebenarnya sudah ahli matematika. Tetapi mereka harus terus tetap belajar. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan keterampilan pedagogis, menguasai konsep yang terus berkembang, dan menjadi model yang efektif bagi para santri dalam berpikir logis dan kritis. Dengan terus mengasah pemahaman, guru dapat menjelaskan materi dengan lebih jelas, memberikan contoh aplikasi yang relevan, serta membangkitkan minat dan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi matematika,” lanjutnya.

Kiai Aang memberikan pesan agar para guru bisa lebih serius dalam mengikuti pelatihan ini, “Para guru harus mengikuti pelatihan ini dengan serius. Karena ini mahal, bukan hanya secara materi, tetapi juga nilainya. Pelatihan ini kita kemas sedemikian rupa, kita rencanakan dengan begitu matang. Kita gunakan 13 hari ini ke depan supaya para guru berlatih dan belajar meningkatkan kualitas diri, yang manfaatnya tentu saja bukan hanya untuk mereka sendiri, melainkan juga untuk para santri dan Pesantren Al-Fattah. Guru-guru di Pesantren Al-Fattah haruslah merupakan SDM-SDM unggulan untuk mencetak santri-santri yang bermental juara,” tegasnya.

Pelatihan ini akan berlangsung selama 13 hari, terhitung sejak hari ini dan akan ditutup pada hari Sabtu, 15 November 2025. Para guru akan menerima materi metode aritmatika dari para pakar matematika Program Stenomat yang dibagi dalam beberapa sesi.[RG]

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar