Info Sekolah
Kamis, 26 Feb 2026
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
23 Oktober 2025

SDIT Al-Fattah Adopsi Kurikulum Internasional, Kiai Aang: Kami Memikirkan Masa Depan Para Santri

Kam, 23 Oktober 2025 Dibaca 44x Berita

Untuk memenuhi tuntutan zaman yang semakin besar di sektor pendidikan, tahun ini SDIT Al-Fattah mulai mengadopsi Kurikulum Internasional sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan para santri di Pesantren Al-Fattah.

Hal ini disampaikan oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan, Dr. K.H. Aang Asy’ari, Lc., M.S.I. dalam amanahnya pada upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di lapangan Masjid Al-Azhar, Rabu (22/10).

“Kami ingin, para santri Al-Fattah, meskipun hanya belajar di Lengkong, sebuah desa kecil, mereka punya wawasan global. Banyak upaya yang telah kami lakukan untuk ini, di antaranya kami mengadopsi Kurikulum Internasional untuk mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, dan Sains. Hal ini kami lakukan untuk para santri. Masa depan mereka benar-benar kami pikirkan. Supaya kelak mereka bisa berkontribusi tidak hanya untuk bangsa ini, tetapi juga untuk dunia,” tutur Kiai Aang.

Sebelumnya, pada Haflah Akhirus Sanah, Juli 2025, SDIT Al-Fattah telah melaunching International English Program (IEP) yang disaksikan langsung oleh Anggota DPR RI, H. Rokhmat Ardiyan, M.M., dan Kepala Kanwil Kementerian Agama Kuningan, Drs. H. Ahmad Handiman Romdony, M.S.I.

Saat ini, lanjut Kiai Aang, Pesantren Al-Fattah, sebagai lembaga pendidikan Islam modern yang menaungi beberapa unit pendidikan: Islamic Daycare, TKIT (Taman Kanak-kanak Islam Terpadu), SDIT (Sekolah Dasar Islam Terpadu), MDL (Madrasah Diniyah Lailiyah) dan PL (Pesantren Lansia), mengintegrasikan tiga pilar kurikulum internasional dan keislaman, yaitu Kurikulum Al-Azhar Asy-Syarif (Kairo-Mesir), Kurikulum Cambridge (Inggris), dan Kurikulum Singapura.

“Di Al-Fattah Kurikulum Internasional diterapkan dengan pendekatan logis, analitis, dan berbasis eksperimen yang tujuannya adalah untuk membentuk pola pikir ilmiah dan inovatif para santri. Dengan kombinasi tiga pilar kurikulum tersebut, Pesantren Al-Fattah kini sudah naik level menjadi pesantren berstandar internasional,” lanjut Kiai Aang.

Sebagai penunjang, Pesantren Al-Fattah telah menyiapkan fasilitas dan sarana lengkap, antara lain Perpustakaan dengan koleksi buku-buku islami dan literatur global, juga Laboratorium Multimedia, Komputer, dan Bahasa. Pendekatan aktif-komunikatif dijalankan dengan berbasis life skill untuk melatih para santri berpikir kritis, kreatif, serta siap berkompetisi di tingkat global tanpa kehilangan jati diri keislaman.[]

Artikel Lainnya

Oleh : Roland Gunawan

Surah Yasin

Oleh : Roland Gunawan

AI dan Kerapuhan Sosial Kita

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar