Info Sekolah
Minggu, 14 Jun 2026
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
12 Juni 2026

Pelatihan Pengisian E-Raport Untuk Tingkatkan Kompetensi Guru dalam Pengelolaan Nilai Digital

Jum, 12 Juni 2026 Dibaca 14x Berita

KUNINGAN – Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan kebijakan pendidikan nasional yang semakin mengutamakan efisiensi serta keterbukaan data, SDIT Al-Fattah Kuningan bekerjasama dengan Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 2 Kec. Garawangi menggelar pelatihan pengisian e-Raport pada Jumat, 12 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di lantai 1 Madinah Building Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan ini dilaksanakan sebagai upaya mendukung transformasi digital di lingkungan sekolah dasar se-wilayah binaan. Penyelenggaraan pelatihan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak akan peningkatan keterampilan tenaga pendidik dalam mengoperasikan sistem administrasi berbasis daring.

Selama ini, proses pengisian rapor secara konvensional dinilai memakan waktu cukup lama, rentan terjadi kesalahan penulisan, serta menyulitkan proses pengarsipan dan pencarian data di masa mendatang. Selain itu, penerapan Kurikulum Merdeka menuntut penyajian hasil belajar yang lebih komprehensif dan terdokumentasi dengan rapi. 

Oleh karena itu, SDIT Al-Fattah Kuningan dan KKG Gugus 2 Kec. Garawangi berinisiatif menyelenggarakan pelatihan ini agar para guru memiliki pemahaman dan kemampuan teknis yang memadai dalam mengelola rapor secara elektronik.

Kegiatan dimulai sejak pukul 08.30 WIB, dan diikuti oleh peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru dari seluruh satuan pendidikan yang tergabung dalam KKG Gugus 2 Kec. Garawangi. Mereka tampak sangat antusias sejak awal acara, terlihat dari keaktifan mereka mengikuti seluruh sesi penyampaian materi maupun sesi praktik langsung. 

Selain peserta, turut hadir perwakilan Korwil Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kec. Garawangi, K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) Kec. Garawangi, KKG Gugus 2 Kec. Garawangi, dan Dinas Pendidikan Kab. Kuningan yang memiliki kompetensi di bidang teknologi pendidikan.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Korwil Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kec. Garawangi, Bapak Suhari, M.Pd., dengan menyampaikan sambutan mengenai relevansi dan tujuan serta manfaat e-Raport bagi sekolah-sekolah saat ini.

“Penerapan e-Raport memiliki relevansi yang sangat tinggi dengan kondisi pendidikan masa kini. Secara signifikan, sistem ini memberikan banyak manfaat bagi sekolah, antara lain, untuk mempercepat proses penyusunan laporan hasil belajar karena data dapat diolah secara otomatis,” ujarnya.

Ia menambahkan, di antara manfaat e-Raport juga adalah untuk meminimalkan risiko kesalahan perhitungan dan penulisan data; memudahkan penyimpanan dan pengarsipan data dalam jangka waktu panjang tanpa takut rusak atau hilang; memudahkan akses informasi bagi orangtua siswa untuk memantau perkembangan anak kapan saja dan di mana saja; serta mendukung terciptanya tata kelola sekolah yang transparan, akuntabel, dan modern.

“Harapan kami, e-Raport ini dapat segera diterapkan di masing-masing sekolah. Para guru tidak hanya menguasai teknisnya saja, tetapi juga memahami hakikat penilaian sehingga isi e-Raport benar-benar mencerminkan kondisi perkembangan siswa secara nyata,” katanya mengakhiri sambutan.

Selanjutnya, narasumber, Gema Mahardika, M.Pd., menyampaikan materi teori mengenai konsep dasar, manfaat, serta aturan baku pengisian e-Raport. Menurutnya, e-Raport adalah sistem aplikasi berbasis komputer atau daring yang dirancang khusus untuk mencatat, mengolah, dan menyajikan hasil penilaian perkembangan belajar siswa. 

“Berbeda dengan rapor kertas yang hanya berisi angka dan keterangan singkat, e-Raport merupakan media dokumentasi digital yang terstruktur, terintegrasi, dan terstandarisasi sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Sistem ini memuat aspek pengetahuan, keterampilan, serta sikap dan perilaku siswa secara lengkap dan terperinci,” paparnya.

Setelah sesi tanya-jawab yang berlangsung aktif, kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik langsung. Para peserta dipandu langkah demi langkah mulai dari cara masuk ke sistem, menginput data siswa, memasukkan nilai hasil penilaian, menulis deskripsi capaian belajar, hingga mencetak dan menyimpan berkas rapor secara digital. 

Suasana kegiatan sangat kondusif, di mana para peserta saling membantu dan berdiskusi ketika menemui kesulitan teknis. Kegiatan ditutup dengan evaluasi singkat dan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta.

Dengan penguasaan sistem ini, mutu layanan pendidikan di Kuningan diharapkan semakin meningkat, administrasi sekolah menjadi lebih rapi dan efisien, serta tercipta budaya pemanfaatan teknologi yang positif di lingkungan pendidikan. Semoga upaya ini menjadi langkah awal menuju kemajuan pendidikan yang lebih baik dan berkelanjutan di wilayah Kuningan.[Yulia]

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar