Info Sekolah
Jumat, 23 Okt 2026
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
21 September 2026

Ruang Belajar Baru: RTF-SI Resmi Mulai Kegiatan Belajar-Mengajar di Masjid Agung Syi’arul Islam Kuningan

Sen, 21 September 2026 Dibaca 33x Berita

KUNINGAN – Rumah Tafaqquh Al-Fattah Syi’arul Islam (RTF-SI) resmi memulai kegiatan belajar mengajarnya pada Senin, 21 September 2026. Bertempat di Lantai 1 Masjid Agung Syi’arul Islam Kuningan, kegiatan ini menandai babak baru bagi lembaga pendidikan non-formal yang telah diresmikan pada bulan Agustus lalu.

RTF-SI merupakan lembaga pendidikan yang didirikan atas hasil kerjasama strategis antara Yayasan Pendidikan Islam Al-Fattah dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Syi’arul Islam Kuningan. Lembaga ini menyasar masyarakat Muslim perkotaan, mulai dari remaja, orang dewasa, hingga lansia.

Pendirian RTF-SI dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat perkotaan yang memiliki kesibukan padat di pagi dan siang hari. Hal ini sering kali menyisakan waktu yang sangat terbatas bagi mereka untuk mendalami ajaran agama Islam, sehingga sebagian besar masih tergolong awam. Padahal, terdapat kerinduan dan kebutuhan yang sangat besar dari masyarakat untuk mempelajari agama.

Menjawab tantangan tersebut, RTF-SI hadir sebagai solusi pendidikan agama yang fleksibel. Para peserta didik diberikan kebebasan untuk memilih jadwal belajar sesuai dengan waktu luang mereka. Kegiatan belajar diselenggarakan dalam tiga sesi, yakni siang hari (pukul 13.00 – 15.00 WIB), sore hari (pukul 16.00 – 18.00 WIB), dan malam hari (pukul 18.00 – 20.00 WIB).

Sejak pendaftaran dibuka pada 20 Agustus lalu, antusiasme masyarakat mulai terlihat dengan adanya beberapa calon peserta didik yang mendaftar. Puncaknya, hari ini (21/9), mereka mulai mengikuti kegiatan belajar mengajar perdana di RTF-SI.

Salah seorang peserta didik, Ibu Dian, menyampaikan rasa terima kasihnya atas tersedianya ruang untuk belajar agama di kawasan Masjid Agung. 

“Saya sudah pensiun, dan saya hadir bersama putri saya di sini. Saya ikut sesi belajar siang. Daripada tidak ada kerjaan di rumah atau melakukan sesuatu yang sia-sia, lebih baik ikut belajar agama di sini,” ungkapnya. 

Ibu Dian menyadari bahwa jumlah peserta pada hari pertama ini memang masih sedikit, kemungkinan karena lembaga ini baru dibuka. Namun, ia sangat senang bisa memulai langkah ini. “Tidak ada kata terlambat untuk belajar,” tambahnya penuh semangat.

Sementara itu, Direktur RTF-SI, Ust. H. Roland Gunawan, Lc., menyambut baik kehadiran para peserta didik di hari pertama ini. Ia sangat mengapresiasi semangat dan motivasi mereka untuk terus menimba ilmu.

“Hari ini yang hadir sebagian besarnya adalah orang-orang dewasa, bahkan ada yang pensiunan. Tentu saja ini menarik, mereka masih punya semangat belajar,” ujarnya.

Dalam keterangannya, Ust. Roland mengutip sebuah kaidah atau qaul ulama yang berbunyi: “Utlubul ilma minal mahdi ilal lahdi” (Carilah ilmu mulai dari ayunan, hingga liang lahat/kuburan). 

“Maksudnya, belajar tidak dibatasi oleh usia. Kapanpun boleh belajar, belajar sepanjang hayat,” tegas Ust. Roland.

Dengan berjalannya kegiatan perdana ini, RTF-SI berharap semakin banyak warga Kuningan—dari berbagai kalangan dan usia—dapat memanfaatkan ruang yang tersedia di Masjid Agung Syi’arul Islam sebagai pusat ilmu dan pencahayaan keagamaan. Kehadiran lembaga ini diharapkan bukan sekadar tempat belajar, melainkan menjadi bukti nyata bahwa masjid adalah jantung kehidupan masyarakat, tempat iman terus diperbarui dan pemahaman agama semakin diperdalam.[]

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar