Info Sekolah
Jumat, 23 Okt 2026
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
19 Oktober 2026

Bupati Kuningan Tinjau Hasil Revitalisasi TKIT Al-Fattah: Siap Jadi Etalase Pendidikan Berkurikulum Internasional

Sen, 19 Oktober 2026 Dibaca 15x Berita

KUNINGAN – Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., melakukan kunjungan kerja ke TKIT Al-Fattah Kuningan yang berlokasi di Ciawigebang, pada Senin, 19 Oktober 2026. Kunjungan ini berlangsung dalam rangka acara Open House sekaligus peninjauan langsung hasil Program Revitalisasi Sekolah yang telah menerima bantuan pemerintah untuk peremajaan dan pemugaran gedung.

Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan bersejarah ini, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan, para Kepala Bidang (Kabid), Kepala Seksi (Kasi), serta jajaran pejabat struktural Disdikbud. Hadir pula Koordinator Pengawas Kabupaten, Kepala Desa Ciputat, jajaran staf bidang PAUD Dikmas, Ibu H. Masroh selaku Waqif, Dewan Pengasuh Pesantren Terpadu Al-Fattah, Kepala TKIT Al-Fattah Kuningan Ciawigebang, serta kepala unit lembaga pendidikan di bawah naungan Pesantren Terpadu Al-Fattah. Acara ini juga dimeriahkan oleh kehadiran para guru, santri, dan wali santri.

Sebelum kunjungan Bupati, TKIT Al-Fattah telah menerima kunjungan lapangan dari Kasi PAUD Dikmas dan BBPMP Kabupaten Kuningan. Kunjungan tersebut merupakan tahapan teknis terakhir dari rangkaian Program Revitalisasi serta persiapan matang menyambut kedatangan orang nomor satu di Kuningan tersebut.

Dalam kesempatan persiapan sebelumnya, turut dibahas pula terkait pengajuan bantuan Ruang Kelas Baru (RKB). Kepala TKIT Al-Fattah Kuningan Ciawigebang, Bunda Juju Junaesih, menekankan pentingnya validitas data.

“Sebelum pengajuan, data Dapodik perlu disesuaikan terlebih dahulu agar sesuai dengan kondisi riil sekolah,” ujar Bunda Juju saat itu.

Dalam acara Open House, Bupati bersama rombongan meninjau langsung gedung sekolah yang telah disulap melalui dana bantuan revitalisasi. Revitalisasi ini dilakukan sebagai ikhtiar menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, bersih, dan berkualitas bagi para santri.

Pimpinan dan Pengasuh Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan, Dr. K.H. Aang Asy’ari, Lc., M.S.I., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan pemerintah.

“Terima kasih atas bantuan dana revitalisasi yang diberikan. Alhamdulillah, fasilitas ini sangat menunjang proses belajar santri,” ucap Kiai Aang.

Kiai Aang juga memaparkan perkembangan signifikan lembaga-lembaga pendidikan di bawah naungan Pesantren Terpadu Al-Fattah. Ia mengungkapkan bahwa Al-Fattah telah mengadopsi kurikulum internasional.

“Al-Fattah sudah mengadopsi kurikulum internasional Cambridge untuk Bahasa Inggris dan Hayba Singapura untuk Bahasa Arab. Jadi, kalau mau mencari sekolah internasional di Kuningan, maka Al-Fattah adalah satu-satunya di Kuningan. Biayanya masih di bawah sekolah-sekolah lain yang serupa di Indonesia. Banyak prestasi yang telah dicapai para santri Al-Fattah, terutama di bidang Sains, Matematika, Bahasa Inggris, dan Olahraga,” tambahnya.

Sementara itu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kuningan, Dr. Elon Carlan, S.Pd., M.M.Pd, menegaskan bahwa revitalisasi adalah wujud nyata kehadiran pemerintah. “Revitalisasi adalah program pemerintah untuk penyediaan fasilitas sekolah yang layak bagi anak-anak. TKIT Al-Fattah merupakan salah satu penerima bantuan. Kami akan terus berjuang memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak-anak Kuningan,” tegasnya.

Bupati Kuningan dalam sambutannya menyampaikan bahwa meski memiliki jadwal padat, ia meluangkan waktu khusus untuk memastikan program revitalisasi berjalan efektif.

“Lingkungan sekolah yang nyaman, bersih, dan rapi, bisa menambah semangat anak untuk belajar. Sebenarnya saya banyak kegiatan, tetapi saya meluangkan waktu ke sini untuk melihat langsung,” ujar Bupati.

Bupati sangat mengapresiasi langkah Al-Fattah yang berani menerapkan standar global. “Al-Fattah ini luar biasa. Apalagi tadi dikatakan sudah mengadopsi kurikulum internasional Cambridge. Kalau ekosistem dibangun dengan baik, saya yakin ke depan Al-Fattah akan menjadi etalase pendidikan di Kuningan,” pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan sesi dialog bersama Bupati. Suasana berlangsung hangat saat para guru dan wali santri menyampaikan pertanyaan serta aspirasi terkait dunia pendidikan, yang direspon langsung oleh Bupati dengan solutif.

Menutup rangkaian kegiatan, Kepala Sekolah TKIT, Bunda Juju, menyampaikan terima kasih atas perhatian pimpinan daerah.

“Kami berharap ke depan fasilitas sekolah semakin baik, dan kesejahteraan para guru juga diperhatikan,” tutur Bunda Juju.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat. “Terima kasih kami sampaikan kepada pihak yayasan, fasilitator, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan pendampingan. Insya Allah ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berbenah. Mohon doa dan dukungannya agar TKIT Al-Fattah semakin dipercaya masyarakat, dan Allah mudahkan ikhtiar kita bersama,” harapnya.[]

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar