Info Sekolah
Selasa, 25 Agu 2026
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
22 Agustus 2026

Santri SDIT Al-Fattah Kuningan Raih Juara 2 dan 3 dalam MHQ Tingkat Kabupaten, Buktikan Semangat “Tiada Hari Tanpa Prestasi”

Sab, 22 Agustus 2026 Dibaca 19x Berita

KUNINGAN – Prinsip “La yawma illa bi al-injazat” (Tiada Hari Tanpa Prestasi) kembali dibuktikan oleh santri-santri SDIT Al-Fattah Kuningan. Dalam ajang Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) tingkat Sekolah Dasar se-Kabupaten Kuningan yang diselenggarakan oleh Surya Jalaksana dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw. pada Sabtu, 22 Agustus 2026, dua santriwati andalan Al-Fattah berhasil mencatatkan nama di papan penghargaan.

Hasna Nafisatur Rohmah (Kelas 5B) dan Nahya Himmatul Ulya (Kelas 1B) tampil memukau di hadapan juri dan ratusan peserta lainnya. Mengusung materi hafalan surat-surat pendek (Juz ‘Amma), kedua santri ini harus bersaing ketat dengan perwakilan dari berbagai sekolah dasar terbaik di Kuningan. Dengan keberanian luar biasa, ketenangan hati, dan keyakinan penuh atas kemampuan yang telah dilatih selama ini, mereka berhasil mengalahkan rasa gugup dan tampil maksimal di atas panggung.

Akhirnya, usaha keras mereka berbuah manis. Hasna Nafisatur Rohmah berhasil meraih gelar Juara 2, sementara Nahya Himmatul Ulya sukses menduduki posisi Juara 3. Keduanya berhak membawa pulang trofi kebanggaan serta sertifikat kejuaraan sebagai bukti nyata dedikasi mereka terhadap al-Qur’an.

Dalam wawancaranya pasca kompetisi, Hasna Nafisatur Rohmah menyampaikan rasa syukur yang mendalam. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa meraih juara 2. Ini bukan hanya hasil kerja keras saya, tapi juga doa orang tua dan bimbingan para ustadz dan ustadzah di sekolah. Saya bertekad untuk terus belajar, menambah hafalan, dan meningkatkan kualitas bacaan agar di even berikutnya bisa meraih hasil yang lebih baik lagi,” ujarnya dengan senyum cerah.

Sementara itu, Usth. Carissa Ivana Dewi, S.Pd., selaku guru pendamping, memberikan apresiasi tinggi atas capaian kedua muridnya. Ia menekankan bahwa prestasi ini hanyalah awal dari perjalanan panjang mereka.

“Capaian Juara 2 dan 3 ini sangatlah membanggakan, namun ini bukanlah puncak prestasi yang bisa diraih oleh Hasna dan Nahya,” ungkap Usth. Carissa. “Mereka memiliki potensi yang sangat besar. Jika keduanya tetap konsisten, disiplin dalam muroja’ah (mengulang hafalan), dan terus berusaha dengan istiqamah, saya yakin mereka mampu menembus juara 1 bahkan melaju ke tingkat yang lebih tinggi. Kunci utamanya adalah jangan cepat puas, teruslah berlomba-lomba dalam kebaikan.”

Keberhasilan Hasna dan Nahya menjadi inspirasi bagi seluruh warga SDIT Al-Fattah Kuningan bahwa menghafal al-Qur’an tidak hanya soal spiritualitas, tetapi juga membentuk mental juara, kepercayaan diri, dan kedisiplinan tinggi. Semoga prestasi ini menjadi pemacu semangat bagi santri lainnya untuk terus mencintai dan menghidupkan al-Qur’an dalam keseharian mereka.[CID]

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar