Info Sekolah
Senin, 24 Agu 2026
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
18 Agustus 2026

Santri SDIT Al-Fattah Kuningan Raih High Distinction di WMC 2026, Melaju ke Final Round Road to Bulgaria

Sel, 18 Agustus 2026 Dibaca 9x Berita

KUNINGAN – Deretan prestasi gemilang santri SDIT Al-Fattah Kuningan kembali bertambah. Kali ini, kabar membanggakan datang dari Mochammed Russell Aditia, santri Kelas 4 SDIT Al-Fattah Kuningan, yang berhasil lolos dengan predikat High Distinction dalam ajang Word Mathematics & Science Challenge (WMC) 2026 Round 1: Road to Bulgaria. Kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) ini berlangsung secara daring pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Prestasi ini semakin mengukuhkan reputasi SDIT Al-Fattah Kuningan sebagai salah satu lembaga pendidikan terbaik di Kuningan. Sejak didirikan, sekolah ini konsisten melahirkan santri-santri berprestasi yang mampu bersaing di berbagai tingkat, mulai dari lokal, nasional, hingga internasional. Rekaman jejak kemenangan yang tak pernah putus ini menjadi bukti nyata efektivitas sistem pendidikan holistik yang diterapkan, yang memadukan penguatan sains-matematika dengan nilai-nilai keislaman.

Dalam kompetisi WMC 2026, Mochammed Russell Aditia harus bersaing dengan ribuan siswa Sekolah Dasar (SD) dari seluruh Indonesia. Namun, hal tersebut sama sekali tidak menggoyahkan kepercayaan dirinya. Dengan persiapan matang dan mental juara yang telah ditempa di lingkungan pesantren, Russell berhasil menjawab soal-soal tantangan matematika dan sains dengan sangat baik, sehingga meraih skor tertinggi (High Distinction) di babak penyisihan.

Dengan pencapaian ini, Russell berhak melaju ke babak selanjutnya, yaitu Final Round WMC 2026, yang akan diselenggarakan secara langsung di Bulgaria pada 22–25 Oktober 2026 mendatang. Ini merupakan kesempatan emas bagi Russell untuk membawa nama Indonesia dan SDIT Al-Fattah Kuningan ke panggung dunia.

Menyusul keberhasilan tersebut, Mochammed Russell Aditia mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. “Alhamdulillah, prestasi ini tidak lepas dari doa restu orang tua, bimbingan para guru dan kiai, serta dukungan teman-teman di sekolah,” ujarnya. Russell juga berjanji untuk tetap rendah hati, terus belajar, dan berusaha memberikan yang terbaik di babak final nanti.

Guru pendamping sekaligus Kepala Departemen Bahasa SDIT Al-Fattah Kuningan, Usth. Yulianawati, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kerja keras Russell. “Kami sangat bangga dengan konsistensi Russell. Prestasi ini adalah buah dari ketekunan berlatih. Harapan kami, ia semakin termotivasi untuk mempertahankan fokus dan meraih hasil yang lebih maksimal di Bulgaria,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Al-Fattah Institute, Dr. K.H. Aik Iksan Anshori, Lc., M.A.Hum., menilai keberhasilan Russell sebagai indikator positif dari kualitas pendidikan di SDIT Al-Fattah Kuningan. “Lolosnya Russell dengan predikat High Distinction menunjukkan bahwa kurikulum kami yang berstandar internasional benar-benar efektif membekali santri dengan kompetensi global. Ini bukan sekadar kemenangan individu, tetapi validasi bahwa santri Al-Fattah mampu berdiri sejajar dengan siswa terbaik di dunia. Kami mendoakan yang terbaik untuk perjalanan Russell ke Bulgaria, semoga ia menjadi duta pendidikan Islam yang cerdas dan berkarakter,” tutupnya.

Dengan melajunya Russell ke kancah internasional, SDIT Al-Fattah Kuningan kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul secara akademik dan siap menghadapi tantangan global.[MY]

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar