KUNINGAN — Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Fattah Kuningan kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Sebanyak lima santri dari lembaga pendidikan ini berhasil meraih medali dalam ajang bergengsi OSTAN (Olimpiade Sains Tingkat Nasional) mata pelajaran Bahasa Inggris yang diselenggarakan secara daring oleh MUDA Sains Nasional, pada tanggal 28 Juni 2026.
SDIT Al-Fattah Kuningan dikenal sebagai lembaga pendidikan yang konsisten melahirkan generasi berprestasi. Sejak berdiri, santri-santrinya kerap mengharumkan nama lembaga dan daerah dalam berbagai kompetisi, baik di bidang akademik maupun non-akademik seperti olahraga. Prestasi mereka tidak hanya tercatat di tingkat kabupaten dan provinsi, tetapi juga menembus tingkat nasional bahkan internasional. Keberhasilan kali ini menjadi bukti nyata dari komitmen lembaga dalam mengembangkan potensi santri secara seimbang antara keilmuan umum dan nilai-nilai keislaman.
Berikut adalah nama-nama santri yang berhasil meraih penghargaan dalam ajang tersebut:
1. Abid Syarif Firdaus — Peserta Aktif
2. Alesha Sukma Nidya — Medali Perak
3. Mohammed Russel Aditia — Medali Emas
4. Hasna Shidqia Azizah — Medali Perunggu
5. Hafiz Nurfaiz — Medali Emas
Dua medali emas yang diraih Mohammed Russel Aditia dan Hafiz Nurfaiz menjadi sorotan utama dalam keberhasilan kali ini. Keberhasilan ini tidak lepas dari bimbingan guru di SDIT Al-Fattah Kuningan dan semangat serta kerja keras dari santri itu sendiri.
Ketua Departemen Bahasa SDIT Al-Fattah Kuningan, Miss Yulianawati, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian tersebut. “Prestasi ini adalah hasil kerja keras santri, dukungan penuh orangtua, serta bimbingan dari para guru di Al-Fattah yang terus mendorong mereka untuk mengembangkan kemampuan berbahasa asing. Bagi kami, penguasaan bahasa asing adalah jembatan ilmu pengetahuan dan sarana untuk memperkenalkan nilai-nilai kebaikan ke dunia yang lebih luas,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan dan Pengasuh Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan, Dr. K.H. Aang Asy’ari, Lc., M.Si., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. “Setiap momen prestasi yang diraih santri-santri Al-Fattah adalah peristiwa luar biasa yang patut banggakan dengan rasa syukur. Ini menjadi salah satu indikator keberhasilan Al-Fattah dalam menyelenggeran pendidikan bagi para santri,” ujarnya.
Kiai Aang berharap prestasi ini menjadi awal dari prestasi-prestasi lain yang lebih besar di masa depan. Karena, bagaimana pun, Al-Fattah akan terus maju dan berkembang, apalagi sekarang sudah mengadopsi kurikulum internasional, sehingga prestasi santri juga akan ikut berkembang. Itu adalah harapan kita semua,” tegasnya.
Keberhasilan ini semakin menegaskan posisi SDIT Al-Fattah Kuningan sebagai salah satu lembaga pendidikan unggulan yang terus berkomitmen mencetak generasi Islami yang berilmu, berprestasi, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.[]

Tinggalkan Komentar