KUNINGAN – Kabar membanggakan kembali datang dari dunia olahraga pelajar Kabupaten Kuningan. Willa Mikhayla Rasendrya, seorang santriwati dari SDIT Al-Fattah Kuningan, sukses menyabet Juara 1 dalam ajang bergengsi Kejuaraan Taekwondo Indramayu Open 2 dan Invitasi 3 Wilayah Cirebon.
Pertandingan yang berlangsung di GOR Dharma Ayu, Kabupaten Indramayu, pada hari ini, Minggu (25/10/2026), diikuti oleh ratusan atlet pelajar dari berbagai daerah.
Willa tampil memukau di atas matras dan berhasil menguasai pertandingan pada kelas Kyorugi Pra Cadet B Pemula Putri. Dengan teknik dan semangat juang yang tinggi, ia berhasil mengalahkan para lawannya dan memastikan posisi puncak klasemen.
Ajang Kejuaraan Taekwondo Indramayu Open 2 ini merupakan kompetisi terbuka yang mempertemukan atlet dari berbagai jenjang pendidikan. Peserta tidak hanya berasal dari Indramayu, namun juga dari wilayah Cirebon dan sekitarnya, mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK), SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK.
Keikutsertaan Willa dalam kompetisi ini bukanlah langkah instan. Pihak SDIT Al-Fattah sebelumnya telah melakukan seleksi internal yang ketat terhadap para santri untuk menjaring bibit unggul yang layak diutus. Usaha tersebut membuahkan hasil manis dengan dibawa pulangnya piala kemenangan ke Kuningan.
Usth. Yulianawati, M.Pd., selaku pendamping dan pelatih, menyampaikan bahwa ajang ini memiliki nilai lebih dari sekadar kompetisi fisik.
“Ajang ini bisa menjadi wadah strategis untuk meningkatkan prestasi dan menumbuhkan jiwa atlet bagi para pelajar, khususnya bagi santri SDIT Al-Fattah Kuningan,” ujar Usth. Yulianawati di sela-sela kegiatan.
Ia menekankan pentingnya konsistensi bagi para atlet muda. “Prestasi ini adalah motivasi bagi para santri agar terus berlatih dan berjuang sehingga terus mampu meraih prestasi. Kami tentu berharap Willa bisa mempertahankan juara 1 pada event-event berikutnya,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Usth. Yulianawati mengungkapkan harapan besarnya terhadap regenerasi atlet di lingkungan pesantren.
“Harapannya, prestasi ini dapat menarik minat para santri lainnya dan kita bisa mencetak sebanyak mungkin atlet taekwondo berprestasi dari kalangan santri,” pungkasnya.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa santri tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan agama, tetapi juga berdaya saing tinggi di bidang olahraga bela diri.[Yuliana]

#SDITAlFattah #Kuningan #Taekwondo #IndramayuOpen2 #PrestasiSantri #OlahragaPelajar #Kyorugi
Tinggalkan Komentar