Info Sekolah
Selasa, 25 Agu 2026
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
26 Juli 2026

Santriwati SDIT Al-Fattah Kuningan Juara 1 Lomba Mewarnai di Batik Trusmi Cirebon, Bukti Kreativitas Generasi Qur’ani

Ming, 26 Juli 2026 Dibaca 35x Berita

CIREBON – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik SDIT Al-Fattah Kuningan. Nahya Himmatul ‘Ulya, santriwati sekolah tersebut, berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Mewarnai tingkat TK/PAUD/RA dan SD/MI yang diselenggarakan di kawasan ikonik Batik Trusmi, Cirebon, pada Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Semangat Mewarnai, Semangat Kembali ke Sekolah” ini berlangsung sangat meriah dan mendapat dukungan penuh dari pengelola Batik Trusmi Cirebon sebagai lokasi penyelenggara sekaligus fasilitator ajang kreativitas anak-anak. Tema lomba kali ini dirancang khusus untuk membangkitkan antusiasme belajar siswa menjelang tahun ajaran baru, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal melalui media seni rupa.

Keberhasilan Nahya Himmatul ‘Ulya bukan sekadar kemenangan kompetitif, melainkan cerminan dari semangat belajar, ketekunan, dan bakat seni yang terus diasah. Di tengah persaingan ketat dengan ratusan peserta lainnya, Nahya mampu menampilkan karya yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga sarat makna dan ekspresi khas anak usia dini. 

Prestasi ini secara langsung mengharumkan nama SDIT Al-Fattah Kuningan dan menjadi motivasi kuat bagi rekan-rekan sekelasnya untuk lebih percaya diri mengembangkan potensi non-akademik.

Pengasuh Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan, Dr. K.H. Aang Asy’ari, Lc., M.S.I., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian luar biasa tersebut. “Alhamdulillah, prestasi Nahya adalah buah dari sinergi antara bakat alami, ketekunan berlatih, serta dukungan penuh dari keluarga dan sekolah,” ujarnya. 

Ia menekankan bahwa pendidikan Islam yang holistik harus mampu memfasilitasi seluruh dimensi perkembangan anak, termasuk aspek estetika dan kreativitas, tanpa mengorbankan nilai-nilai spiritual.

Selain membawa pulang piala kebanggaan, diharapkan ajang seperti ini dapat terus mendorong anak-anak, khususnya di wilayah Cirebon dan sekitarnya, untuk berani berkarya, mengasah imajinasi, serta mengembangkan bakat sejak usia dini. 

Bagi SDIT Al-Fattah Kuningan, pencapaian Nahya Himmatul ‘Ulya menjadi pengingat bahwa generasi Qur’ani yang unggul tidak hanya tercermin dari hafalan Al-Qur’an atau nilai akademik, tetapi juga dari kemampuan mengekspresikan keindahan ciptaan Allah melalui karya yang inspiratif dan bermakna.[RG]

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar