Oleh: Ustadz Masyhudi, Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Fattah
Tertulis puluhan bahkan kenangan indah di dalam taman surga
Kau yang tak pernah lelah menghadapi problematika yang ada
Tertancap dalam hati yang kokoh, kau hadapi semua ini dengan suka cita
Sulitnya bangun malam, kau paksa demi masa depan yang kau puja
Kau anggap kesulitan adalah kemudahan
Kau anggap kesengsaraan adalah kebahagiaan
Teman adalah saudara yang mengasyikkan
Sehingga kau terbawa oleh keadaan yang membuatmu nyaman
Wahai anakku…
Kini semua itu tinggal cerita
Dan telah kau lalui bersama
Masa-masa indah yang membuatmu sulit untuk kau lupa
Masa-masa yang penuh cerita suka dan duka
Wahai anakku…
Janganlah kau anggap marahku sebuah kebencian
Janganlah kau anggap diamku sebuah ketidak sukaan
Tapi anggaplah marahku adalah sebuah cinta
Diamku adalah kasih sayang yang disertai do’a
Wahai anakku…..
Sungguh ustadz cinta karena-Nya
Sulit bagiku untuk melepasmu walau satu jam saja
Karena bagi ustadz, kau adalah santri yang hebat
Kelak kau akan mampu menjadi santri yang bermartabat.
Tinggalkan Komentar