KUNINGAN – Komitmen SDIT Al-Fattah Kuningan dalam mencetak generasi bilingual yang fasih berbahasa Inggris kembali ditunjukkan melalui kehadiran spesial Native Speaker, Mr. Robert J. Rowse, pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kedatangannya merupakan bagian integral dari program unggulan sekolah untuk memastikan para santri tidak hanya menguasai teori bahasa, tetapi juga memiliki kepercayaan diri dalam berkomunikasi langsung dengan penutur asli.
Bagi warga SDIT Al-Fattah Kuningan, sosok Mr. Robert bukanlah orang asing. Ini bukan kali pertama ia mengunjungi pesantren; kehadirannya yang berulang kali telah menjadikannya sosok yang sangat dinantikan. Dikenal dengan kepribadian yang energik, penuh semangat, dan pandai bercerita (storytelling), Mr. Robert berhasil menciptakan suasana kelas yang hidup, menyenangkan, dan jauh dari kesan kaku.
Antusiasme santri terlihat jelas sejak awal sesi. Mereka menyambut hangat kedatangan Mr. Robert dengan senyuman lebar dan rasa ingin tahu yang tinggi. Di dalam kelas, interaksi berjalan dua arah dengan lancar. Para santri tampak sangat senang dan bersemangat mencoba mengungkapkan pikiran mereka dalam Bahasa Inggris, tanpa rasa takut salah. Metode pembelajaran melalui cerita dan dialog interaktif yang dibawakan Mr. Robert terbukti efektif membuat para santri lupa bahwa mereka sedang “belajar”, karena mereka merasa sedang “bermain” dan bersosialisasi menggunakan bahasa internasional.

Kepala Departemen Bahasa SDIT Al-Fattah Kuningan, Miss Yulianawati, M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Mr. Robert atas dedikasinya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Mr. Robert J. Rowse yang selalu meluangkan waktu untuk membantu SDIT Al-Fattah Kuningan,” ujarnya. “Melalui kegiatan Native Speaker bersama beliau, para santri mendapatkan kesempatan langka untuk belajar dan berinteraksi langsung menggunakan Bahasa Inggris dalam suasana yang menyenangkan, interaktif, dan inspiratif.”
Miss Yulianawati menambahkan bahwa dampak dari kegiatan ini melampaui aspek akademis semata. “Ini bukan sekadar belajar vocabulary atau speaking teknis. Lebih dari itu, kehadiran Mr. Robert membantu membangun kepercayaan diri, keberanian untuk berkomunikasi di depan umum, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Bahasa Inggris sebagai alat komunikasi global,” lanjutnya.
Dengan rutin menghadirkan native speaker seperti Mr. Robert, SDIT Al-Fattah Kuningan terus memperkuat ekosistem pembelajaran bahasa yang imersif. Hal ini sejalan dengan visi sekolah untuk melahirkan santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga cakap dan percaya diri saat berhadapan dengan dunia internasional.[RG].