KUNINGAN – Sabtu (15/11), SDIT Al-Fattah Kuningan mengirim satu tim yang beranggotakan 10 santri untuk mengikuti kegiatan Scavenger Hunt atau Jelajah 2025 yang diikuti oleh siswa-siswi kelas 4-6 Sekolah Dasar Se-Kabupaten Kuningan.
Scavenger Hunt merupakan ajang petualangan di alam terbuka untuk menguji berbagai keterampilan peserta seperti navigasi, pemecahan masalah, dan kerja sama tim. Beberapa contoh kegiatannya meliputi pos-pos dengan tantangan yang berbeda seperti sandi, tali temali, P3K, dan pengetahuan kepramukaan.
Tujuannya adalah untuk menumbuhkan rasa cinta, kepedulian, dan kesadaran untuk menjaga kelestarian lingkungan, yang dilakukan dengan berpartisipasi dalam kegiatan konservasi, menjaga kebersihan, menanam pohon, hingga kegiatan eksplorasi untuk mendapatkan pengalaman langsung yang mendalam dengan alam.
Scavenger Hunt 2025 diadakan di lingkungan sekitar SMP Linimasa, mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB.
Disampaikan oleh Ibu Yuli Yulia, S.Pd., pendamping Tim SDIT Al-Fattah, bahwa Scavenger Hunt diawali dengan kegiatan Literasi dan Numerasi, di mana para peserta melakukan penjelajahan dari pos 1 dan 2 untuk memecahkan sebuah masalah dengan menyusun kalimat dan memecahkan rumus.
“Selama perjalanan dari pos 1 hingga pos 3, para peserta mengumpulkan sampah yang diklasifikasikan sesuai dengan jenis sampah, seperti sampah organik, anorganik, residu, B4 dan sampah kertas. Mereka didorong untuk dapat berkreasi sesuai kreativitas dari sampah yang sudah di kumpulkan sebelumnya, misalnya membuat pas bunga dari botol bekas,” tutur Bu Yulia.
Bu Yulia menambahkan, para juga peserta diminta mengolah bahan makanan yang sudah disediakan panitia, sesuai kreativitas untuk kemudian dihidangkan dan dinikmati bersama.
“Dengan kegiatan ini para peserta dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan sampah menjadi sebuah karya yang bernilai. Siswa-siswi juga dapat berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan meningkatkan keterampilan sosial mereka,” jelas Bu Yulia.
Kegiatan jelajah diakhiri dengan upacara penutupan yang dihadiri oleh kepala sekolah, guru, dan siswa-siswi. Para kepala sekolah mengapresiasi seluruh siswa dan siswi yang berpartisipasi dalam Scavenger Hunt 2025 dan berharap kegiatan seperti ini dapat diadakan kembali di masa masa-masa mendatang.[YY]
Tinggalkan Komentar