Info Sekolah
Senin, 23 Feb 2026
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
15 Januari 2026

Raih Suara Terbanyak, Pasangan Albar-Faiq Menangi Pemilihan OSDAFA 2026

Kam, 15 Januari 2026 Dibaca 42x Berita

KUNINGAN – Komisi Pemilihan Umum SDIT Al-Fattah Kuningan menetapkan pasangan Albar-Faiq sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSDAFA (Organisasi Santri dan Pelajar Al-Fattah) masa khidmah 2026/2027 M. Penetapan ini diumumkan setelah proses pemilihan secara langsung yang dilaksanakan di lapangan Masjid Al-Azhar Pondok Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan, Kamis (15/01/26).

Pasangan nomor urut 1 (Albar-Faiq) ini unggul telak dengan perolehan 119 suara (60,8%), mengungguli dua kandidat pasangan lain, yaitu pasangan nomor urut 3, Adzkiya-Megumi yang memperoleh 79 suara (22,5%), serta pasangan nomor urut 2 Tiara-Naura yang hanya memperoleh 64 (16,7%) suara dari 262 pemilih.

Sebelum dilaksanakan proses pemilihan, para kandidat mengikuti “Debat Kandidat” menyampaikan visi, misi, dan program yang akan dijalankan bila diberi amanah untuk memimpin seluruh santri dan pelajar SDIT Al-Fattah Kuningan. 

Kepala SDIT Al-Fattah Kuningan, Ust. Masyhudi, S.Pd., berharap siapa yang memimpin santri dan pelajar SDIT Al-Fattah Kuningan bisa menjalankan amanah kepemimpinan dengan penuh tanggungjawab.

“Kita berharap, mohon doa kepada Allah Swt., mudah-mudahan pilihan kita ini, di hari ini, bersamaan dengan taufiq serta hidayah-Nya. Sehingga siapa pun yang terpilih bisa menjalankan amanah, tugas dan kewajibannya dengan baik demi kemajuan para santri dan pelajar SDIT Al-Fattah,” pesannya penuh harap.

Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan, Dr. K.H. Aang Asy’ari, Lc., M.Si., menyampaikan bahwa tujuan Pemilu OSDAFA adalah untuk memilih pemimpin bagi para santri dan pelajar SDIT Al-Fattah Kuningan. 

“Para santri dan pelajar SDIT Al-Fattah Kuningan melakukan Pemilu langsung untuk memilih pemimpinnya. Pemilu langsung memberikan hak penuh kepada para santri untuk menentukan pemimpinnya sendiri,” tuturnya via WAG Dewan Guru SDIT Al-Fattah.

Dengan sistem seperti ini, menurutnya, suara santri benar-benar dihargai tanpa perantara, sehingga legitimasi pemimpin yang terpilih menjadi lebih kuat. Keterlibatan seluruh santri secara langsung, menjadi sarana pengawasan terhadap kekuasaan agar lebih bertanggung jawab.

Setelah pemilihan ini, pasangan terpilih akan dilantik pada Senin (19/01/26).[RG]

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar