Info Sekolah
Jumat, 23 Okt 2026
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
  • Pesantren Terpadu Al-Fattah Kuningan
11 September 2026

Santri SDIT Al-Fattah Kuningan Raih Juara 2 Carpon Putra dalam FTBI 2026 Kecamatan Garawangi

Jum, 11 September 2026 Dibaca 48x Berita

KUNINGAN – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh santri SDIT Al-Fattah Kuningan. Faizan Faiq Ridhwan Sholeh, santri Kelas 6A, berhasil meraih posisi sebagai Juara 2 dalam kategori Carpon (Carita Pondok) Putra Tingkat SD/MI pada Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2026 tingkat Kecamatan Garawangi.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara puncak yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Garawangi pada Selasa, 8 September 2026, bertempat di SDN Garawangi.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa usaha, kerja keras, dan latihan yang konsisten tidak akan pernah mengkhianati hasil. Melalui pendidikan yang istiqamah, SDIT Al-Fattah Kuningan terus sukses menghantarkan para santrinya menaiki tangga-tangga prestasi dan konsisten menjadi jawara dalam berbagai kompetisi yang diikuti.

Faizan Faiq Ridhwan Sholeh tampil percaya diri di hadapan juri dan peserta lainnya. Tekad kuat serta jiwa jawara yang telah ditanamkan oleh SDIT Al-Fattah Kuningan sejak awal masa pendidikannya terbukti ampuh membuat Faizan lebih percaya diri saat berhadapan dengan para kompetitor dari berbagai sekolah lain di seluruh wilayah Garawangi. Keberhasilan ini menambah panjang daftar rentetan prestasi para jawara dari SDIT Al-Fattah Kuningan.

Usth. Leni, S.Pd., Gr., selaku guru pembimbing, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas doa serta dukungan dari seluruh komponen keluarga besar SDIT Al-Fattah Kuningan. Menurutnya, pencapaian Faizan bukan sekadar kemenangan individu, melainkan bagian dari upaya pelestarian budaya.

“Kegiatan FTBI sesungguhnya merupakan salah satu upaya untuk melestarikan bahasa Sunda. Di SDIT Al-Fattah, bahasa Sunda masuk dalam kurikulum, percakapan sehari-hari, dan kegiatan budaya. Keberhasilan Faizan dalam FTBI 2026 patut mendapatkan apresiasi tinggi, karena tidak banyak anak-anak di masa kini yang punya kepedulian untuk melestarikan bahasa ibu,” ujar Usth. Leni.

Semoga keberhasilan ini menjadi pemicu semangat bagi Faizan dan seluruh santri SDIT Al-Fattah Kuningan untuk terus berprestasi, menjaga warisan budaya, dan meraih keberhasilan yang lebih gemilang di masa mendatang.[Leni]

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar